Ulasan Refo Financial Plan


Sudahkah sobat Refo mencoba Robo-Advisor yang ada?

Nah, mungkin diantara pembaca ada yang masih belum paham penjelasan dari Robo-Advisor, maka kami akan memberikan penjelasan lebih detail dalam tulisan ini.

Robo-Advisor dikembangkan dengan mempertimbangkan karakteristik, kondisi finansial, dan tujuan finansial yang ingin diraih sehingga memberikan investment plan yang sesuai. Refo melakukan diversifikasi ke dalam 5 asset class berdasarkan jawaban tadi. 

5 Tipe asset class yang ada dalam Refo Financial Plan

Pasar Uang (RDPU)

Yang dimaksud dalam asset class ini adalah reksadana pasar uang (RDPU), yang berfungsi sebagai safety net (jaring pengaman) dalam rencana investasi. Bahkan investor tipe paling agresif pun tetap memerlukannya, karena ketika ingin menambah investasi yang nilainya turun, salah satu sumber uangnya ya dari investasi pasar uang tadi. Selain itu, jika memerlukan dana darurat sementara, maka yang dicairkan paling pertama adalah asset class ini (pasar uang).

RDPU memiliki kelebihan yaitu investasi ini bersifat likuid sehingga dapat dicairkan kapan saja (umumnya 2 hari setelah tanggal pencairan sudah masuk ke rekening).

Apa bedanya sih RDPU dengan dana di tabungan?
Berikut simulasi menabung di awal Rp 1.000.000,- dan tabungan tiap bulan Rp 200.000,- selama 25 tahun. RDPU pilihan Refo dibandingkan tabungan bank digital bebas admin (Tabungan A), tabungan admin Rp 5.000,- bank swasta terbesar (Tabungan B), dan celengan ayam. Setelah 25 tahun hasilnya, RDPU 154.331.680, Tab A Rp 67.617.732,43, Tab B Rp 66.117.732,43, Tab C Rp 61.000.000,-

Sekarang ini sudah banyak agen penjual RDPU, bahkan termasuk e-commerce. Tetapi memilih agen penjual yang tepat juga penting agar rencana investasi kamu bisa dijalankan dengan disiplin, jangan malah bubar karena keseringan dipakai buat belanja..

Fixed Income

Dalam kategori fixed income, yang dimaksud fixed disini adalah returnnya, jadi investasi jenis ini memberikan imbal hasil berupa kupon/sewa/imbalan atau pendapatan lainnya dalam jumlah yang tetap untuk periode waktu tertentu. Contohnya adalah Obligasi. Berbeda dengan perencana keuangan lainnya yang merekomendasikan pembelian Reksadana Pendapatan Tetap, disini Refo menekankan beberapa poin:
1. Jika tidak menemukan investasi jenis ini yang returnnya cukup baik dengan risk yang terukur, maka boleh digabung alokasinya dengan pasar uang. Hal ini dikarenakan return 3 tahun terakhir dari RDPT cenderung tidak jauh berbeda dengan RDPU, sementara ada resiko penurunan nilai pada RDPT.
2. Ada juga instrumen seperti Sukuk, dan surat utang pemerintah lainnya, yang ditawarkan untuk ritel, bila kupon yang ditawarkan menarik, dapat diambil, tetapi bila kuponnya tidak menarik kembali ke poin 1.

3. Umumnya jika memiliki dana lebih, bisa berinvestasi langsung di Obligasi Korporasi, sayangnya minimal 1 miliar Rp. Ada juga investasi seperti Reksadana terproteksi yang dasar instrumennya adalah obligasi korporasi, yang minimalnya lebih rendah biasanya dimulai dari Rp 10.000.000,-.

4. Selain itu ada juga alternative investment, seperti P2P Lending*. Namun tidak semua P2P lending itu sama, tergantung dari jenis P2P, dan tentunya memiliki resiko gagal bayar. Jika tidak yakin, kembali ke poin 1.

Saham

Refo membagi kategori saham ini menjadi 3 tipe saham, berdasarkan karakteristiknya. Hal ini dikarenakan menurut Refo tidak semua saham itu sama, baik dalam segi resiko maupun return yang diberikan. Bahkan sebenarnya tipe-tipe saham itu ada banyak, seperti saham gorengan, tapi Refo tidak menyarankan berspekulasi di sana.

Saham Dividen

Sebenarnya lebih tepat adalah selected dividend stock. Tidak semua saham yang membagikan dividen Refo kategorikan sebagai saham dividen. Ini karena ada perusahaan yang tidak tiap tahun membagi dividen, atau hanya membagikan dividen dari penjualan anak usaha, atau yang hanya membagi Rp 1/lembar, dari harga saham yang Rp 500 (yield hanya 0,2%). Refo memilih saham-saham yang bisa memberikan dividen dengan imbal hasil yang baik, sustainable (berkelanjutan), dan kinerja yang tetap bertumbuh. Saham tipe ini secara jangka panjang resikonya relatif minimal.

Saham Blue-chip

Saham blue-chip dalam Refo-plan berfungsi sebagai index-tracker sehingga return kinerja kita tidak kalah dengan return pasar.

Ini pun juga tidak semua blue-chip. Karena ada saham tertentu yang dikategorikan blue-chip pada suatu waktu hanya karena euforia pasar. Refo memilih saham-saham bluechip yang memberikan imbal hasil jangka panjang yang sustainable. Walaupun pada suatu waktu mungkin terjadi penurunan nilai sesaat, tapi bukankah Refo sudah menerapkan diversifikasi? Sehingga resiko menjadi terukur.

Saham Growth

Saham growth dalam Refo-plan adalah saham-saham yang mampu menjadi pengungkit return dari investasi secara keseluruhan. Refo memilih saham yang dapat memberikan atau berpotensi memberikan pertumbuhan kinerja untuk periode waktu ke depan.

Walaupun demikian, Refo tidak pernah menyarankan untuk all-in atau masuk secara total kepada 1 saham spesifik, karena beberapa penyebab:

  1. Prinsip Refo adalah investasi harus dengan sukacita. Buat apa kita berinvestasi jika kita stress dan menjadi tekanan batin?
  2. kita tidak pernah tahu kapan market akan mulai menghargai dengan lebih wajar saham tersebut

Rotasi Asset Class

Refo buka-bukaan nih ya! Dalam asset class yang disusun, perlu melakukan review secara periodik. Untuk proporsi ke asset class, investor perlu mereview berdasarkan keadaan investor saat ini, misalnya yang dulunya lajang dan baru mulai bekerja, kini sudah menikah dan bekerja secara mapan, sehingga orientasi investasi mungkin berubah.

Untuk isi dari masing-masing asset class, Refo akan melakukan update secara berkala. Karena Refo percaya tidak ada yang kekal dalam dunia ini. Misalnya, suatu waktu blackberry menjadi tren, kini tidak lagi. Tetapi yang menangkap investasi di early trend dan menjualnya ketika sudah mulai menurun, tentu meraup keuntungan yang signifikan. Dalam tren yang lebih panjang sekalipun, juga mungkin terjadi pergeseran, yang menyebabkan perubahan kondisi layak/tidaknya investasi dipertahankan.

Karena itu Refo menyusun strategi ini berdasarkan konsep-konsep financial planning, dan yang juga menjadi pengalaman dari pendiri Refo. Refo harap dengan apa yang Refo sharingkan, sobat tidak perlu trial and error, dan akhirnya menjadi trauma dengan investasi.

***

Sekilas tentang Reformasi

Reformasi adalah lembaga independen yang hadir untuk menolong masyarakat menikmati kekayaan hidup. Wawasan yang independen diperlukan dalam perencanaan keuangan dan investasi dengan tujuan customer-oriented, sehingga produk yang direkomendasikan sesuai dengan benefit dan kebutuhan konsumen, bukan untuk insentif perusahaan semata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *