Refo, Sobatmu memulai Investasi.

Sobat Refo,
Ada banyak anggapan bahwa investasi hanya untuk orang kaya, atau hanya untuk orang yang pandai. Hal ini diperkuat dengan adanya jasa yang menawarkan “perencaan keuangan” dengan harga selangit padahal target pasarnya adalah kaum millenial, belum investasi sudah habis di membayar jasanya.
Sebenarnya hal tersebut tidaklah sepenuhnya benar. Memang benar orang kaya ataupun pandai cenderung melakukan investasi, tetapi investasi adalah untuk semua. Hal ini sesuai dengan semangat dari otoritas pasar modal kita yang terus mempermudah kaum awam juga untuk ikutan berinvestasi. Melalui gerakan yuk nabung saham, mengubah ukuran lot menjadi 100, mempermudah pembukaan rekening mulai dari Rp 100.000,- saja, maka kesempatan ini terbuka untuk kita. Hal ini berbeda dengan kondisi ketika admin Refo memulai investasi dimana saat itu minimal pembukaan rekening efek adalah Rp 25 juta, edukasi yang masih minim, informasi di internet pun tidak banyak, sehingga banyak kali trial and error.


Harus Refo akui bahwa selain uang, ada juga hal-hal yang harus kita perhatikan dalam berinvestasi. Memperoleh informasi yang tepat dan independen, guna mengambil keputusan investasi yang tepat dan sesuai dengan kondisi personal investor. Kemampuan analisa berdasarkan informasi tersebut, yang mana kadang akan memakan waktu banyak untuk menggali informasi, atau informasi tersebut terlambat kita terima; akan menjadi hambatan dalam sebuah investasi.
Berikut adalah grafik yang sering disuguhkan untuk menabung saham:

grafik diolah dari Yahoo Finance

Unilever, naik 4,5x lipat dalam waktu 10 tahun atau BBCA, naik 7x lipat dalam waktu 10 tahun (belum termasuk dividen). Hal-hal tersebut memang benar adanya, tetapi yang jadi pertanyaan, bagaimana menemukan saham-saham tersebut? Apakah sekedar membeli karena saham tersebut blue-chip? Jika pada waktu yang sama (2009 awal), sobat memiliki kesempatan berinvestasi namun membeli nama umum lainnya, maka grafik yang ditampilkan adalah berikut ini:

grafik diolah dari Yahoo Finance

Perbandingan yang Refo tampilkan adalah jika sobat menabung di saham PGAS return 20,54% dalam 10 tahun, sementara menabung di Aneka Tambang (ANTM) yang namanya sering kita lihat waktu beli emas -12,37%, operator seluler Indosat (ISAT) -54,44%, dan di BUMI Resources, yang menjadi market darling saat itu -86,52%.

Jadi kita lihat market memang 2 sisi, dan Refo mau memaparkan apa adanya. Bila kita berinvestasi dengan TEPAT, maka kita akan mendapatkan return yang baik; tetapi jika kita berinvestasi tanpa adanya informasi dan analisa yang tepat, justru kita mengalami kerugian. Lalu, kalau begitu apakah sebaiknya kita tidak berinvestasi dan masukkan uang ke celengan ayam? Tidak! Berikut Refo tampilkan nilai riil uang 1000 yang kita miliki bila kita tidak berinvestasi.

(sumber data inflasi dari BPS, grafik diolah)

Mudahnya, jika di 2009 dengan uang 10.000 sobat bisa membeli 10 telur, maka uang 10.000 yang sama di 2019 hanya bisa membeli 6 telur. Ini pun padahal baru menghitung inflasi, bukan biaya hidup di perkotaan yang naiknya mungkin melebihi inflasi.
Investasi sebenarnya bukanlah suatu pilihan, bagi kita yang tidak ingin harta kita dimakan monster yang namanya inflasi. Investasi merupakan upaya untuk melindungi nilai dari aset yang kita miliki. Tetapi, dengan fakta yang Refo paparkan di atas maka sobat Refo perlu memilih partner yang tepat dalam berinvestasi.

SOLUSI

Refo menyadari bahwa tidak semua orang memiliki waktu untuk mencari informasi, ataupun untuk belajar melakukan analisa mandiri (walau Refo tetap mendorong). Bangun pagi hari pergi ke kantor, pulang malam hari, weekend masih mengurusi laundry, ataupun waktu untuk hangout kadang memang benar-benar hampir tidak ada waktu lagi. Maka, Refo menyadari betapa berharganya waktu, dan waktu sendiri merupakan salah satu kekayaan hidup.
Refo hadir sebagai solusi, hingga saat ini Refo memberikan:

Robo-Advisor
Solusi menghemat 5 juta rupiah untuk membuat perencanaan investasi personal yang tepat.

• Artikel Edukasi tentang Personal Finance, Lifestyle, dan Investasi secara gratis pada web Reformasi.id
Kami berupaya memberikan pandangan yang obyektif dan berorientasi pada kebutuhan sobat Refo sekalian. Insight yang diberikan bukanlah endorsement terhadap produk tertentu. Diharapkan sobat Refo mendapat insights sehingga tidak terjebak dalam keputusan berinvestasi maupun merencanakan keuangan.

• E-book Kuartalan
Produk dari Reformasi.id yang akan hadir dalam waktu dekat. Hal ini dimaksudkan untuk mendukung solusi yang didapat dari Robo-Advisor. Instrumen-instrumen yang tepat untuk berinvestasi akan diulas sehingga plan-mu bisa terlaksana.

Apa bedanya dengan web lain yang menawarkan jasa serupa?
Well, pendekatan yang Refo lakukan dalam memilih saham yang tepat ataupun produk keuangan lainnya, bukan hanya berbasis data metrik, tetapi juga dengan mengumpulkan informasi dari sumber-sumber yang terpercaya, menganalisa prospek saham/produk keuangan tersebut, dan menempatkannya sebagai solusi yang holistik dalam perencaan keuangan sobat sekalian.

Selain itu, dengan mendaftarkan email anda saat menggunakan e-book kuartalan, kami dapat mengirim update secara cepat jika terjadi sesuatu yang signifikan pada rekomendasi kami, yang memerlukan perubahan strategi. (studi kasus merger BDMN dan pasca-merger)

Jadi, stay tuned di Reformasi.id!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *